Adil.
Apa sih definisinya adil itu?
Menurutku, adil adalah menempatkan sesuatu pada tempatnya.
Contoh:
- Karyawan dengan kategori x, tempat gajinya antara range yyy-zzz rupiah. Jadi klo bosnya ngasi aaa rupiah berarti tidak adil.
- Mahasiswa dengan kemampuan B, tempat nilainya ya B. Jadi klo dosennya ngasi A ato C berarti tidak adil.
- Tempatnya pantat di kursi. jadi klo kita meletakkan pantat di meja berarti tidak adil.
- dan lain sebagainya
emm, enaknya mulai dari mana ya?
terkadang, ato bahkan sering kita berprasangka buruk kepada orang lain karena ketidakadilannya. Misalnya, dosen ini kok ngasi nilainya random sih padahal seharusnya tempatnya nilai saya di sini(AB misalnya), ato, dosen itu kok gitu ya, memaksa kita mengambil TA bidang minat tertentu klo gak mau dapat nilai D/E, dlsb. Namun sebelum itu, cobalah kita introspeksi diri kita sendiri. sudahkah kita berbuat adil… klo aku jujur sih, kadang aku tidak adil, misalnya:
1. Sepeda motor yang seharusnya sekarang saya tempatkan di bengkel karena memang sudah saatnya diservis, tidak saya tempatkan di sana,
2. Ketika malam hari(normalnya jam 22.00), seharusnya kepala ini letaknya di atas bantal, tapi saya malah meletakkannya di depan komputer,
3. STNK yang seharusnya saya tempat di samsat untuk perpanjangan, lupa saya tempatkan di sana karena kesibukan lain,
4. dlsb…
definisi adil yang lain:
Adil, menurut Aristoteles adalah jika tiap orang mendapat apa yang seharusnya diperoleh. Adil adalah to give each man his due. Lalu ia menambahkan, if the persons are not equal, their (just) shares will not be equal.
menurutku tidak adil dong, klo kita menuntut keadilan kepada dosen-yang-melakukan-pemaksaan-dan-tidak-memberikan-nilai-sesuai-porsi-kepada-mahasiswanya-hanya-karena-bidang-minat tapi kita tidak menuntut dosen yang memberikan penilaian secara random… kedua jenis dosen ini harus memperoleh tuntutan…
tapi gak bisa gitu ya….. ah entahlah, persepsi orang terhadap adil memang berbeda-beda. klo kaum komunis dulu jamannya G30S, bilangnya adil itu sama rata, sama rasa, satunya lupa aku… padahal ya gak gitu…
intinya aku cuma mau bilang bahwa berbuat adil itu susah, jadi jangan asal nuntut ketidakadilan klo kita sendiri belum bisa lebih adil daripada orang yang kita tuntut. Gajah di pelupuk mata tak tampak, kuman di seberang lautan tampak.
http://waii-hmna.blogspot.com/2000/07/430-resep-menghapus-kolusi.html
Ayah Abunawas, seorang Qadi(Hakim Agung), terkenal sebagai orang yang paling adil di zamannya. Ketika hendak menghembuskan nafasnya yang terakhir beliau masih sempat memberikan pesan kepada Abunawas bahwa setelah dia (sang ayah) meninggal ciumlah telinganya. Jika baunya harum bolehlah Abunawas menjadi Qadi, namun jika baunya busuk, janganlah ia meniru jejak ayahnya menjadi Qadi. Tatkala Ayah Abunawas telah meninggal, ternyata telinga kanannya berbau harum, namun telinga kirinya busuk baunya, hal itu menunjukkan bahwa dia pernah berbuat tidak adil.
ah entahlah, terserah sih…
Agustus 9, 2007 pukul 10:23 am
Adil itu…:
- nama teman saya di SD dulu
- kata-kata yang sering diingat orang kalo merasa dizalimi…
- lebaran. lebaran ADIL FITRI *buang I di depan A*
apa lagi ya??
adil itu abstrak sih…
Agustus 14, 2007 pukul 3:32 pm
tertarik yang kedua, emang kamu yakin met kalo kemampuan seseorang itu bisa dinilaikan?
[ihi... yang bentar lagi makan-makan rek, mau jadian
]
Agustus 16, 2007 pukul 12:53 am
Met kon ape Poligami to ? kok tanya soal adil ? adil berbabgi seuami
wekekekekekke
November 18, 2007 pukul 10:13 am
Adil menurut saya adalah posisi ketika mendapatkan sesuatu yang seharusnya diterima berdasarkan kesepakatan yang dibuat terlebih dahulu.